Universitas Tadulako

  • Skip to content
Home » Kegiatan » Wisuda lulusan LXVI Universitas Tadulako
  • Hubungi Kami
  • Homesummary
  • Profil 
    • Visi dan Misi
    • Pimpinan Universitas
    • Fasilitas
      • Sarana Umum
      • Gedung
      • Fasilitas IT
      • Fasilitas Olahraga
  • Akademikoverview
  • Media Tadulako 
  • Renstra 

Wisuda lulusan LXVI Universitas Tadulako

Kamis, 29 Maret 2012 08:25 administrator
Surel Cetak PDF

Wisuda lulusan LXVI Universitas Tadulako (Untad) yang digelar Kamis (29/3) diikuti oleh 1002 wisudawan yang terdiri dari sembilan Fakultas. Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dibuka oleh Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Muhammad Basir, SE. MS di Auditorium Untad. Acara ini dihadiri pula oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Drs. H. Longki Djanggola, M.Si dan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam acara ini, serangkaian acara digelar seperti pesan Almamater yang disampaikan oleh Rektor Untad, Sambutan Gubernur Sulteng, selaku Dewan Penyantun, Orasi Ilmiah yang dibawakan Pimpinan KPK, hingga wisuda lulusan serta pembacaan wisudawan terbaik.

Kategori wisudawan terbaik, diambil 1 orang dari tiap fakultas, masing-masing: Pascasarjana Program Studi Manajemen, Erwansi Harkam, lama studi 1 tahun 7 bulan dan perolehan IPK 4,00. Dari Fakultas Ekonomi/Akuntansi, Tuwiyanti lulus cum laude dengan IPK 3,94, lama studi 3 tahun 7 bulan. Ahmad Rivai Al, wisudawan Fakultas Hukum/Ilmu-Ilmu Hukum juga lulus dengan predikat pujian, dengan lama studi 3 tahun 8 bulan dan perolehan IPK 3,89. Selanjutnya dari FKIP/Pendidikan Bahasa Inggris, Siti Hajar Mustamin, dengan IPK 3,87. Juni Wijayanti dari Fakultas MIPA/Matematika, Nurjana Umar FISIP/Sosiologi, Fakultas Pertanian/Hortikultura, Nurlaila Muslaeni dengan perolehan IPK 3,81. Fakultas Teknik/Teknik Sipil oleh Arief Nugraha Pontoh dengan lama studi 4 tahun 5 bulan lulus pujian, dan Fakultas Kehutanan/Manajemen Hutan diraih Megawati Hi. Saing dengan lama studi 4 tahun 8 bulan dan IPK 3,55.

Prof. Hasan Basri, MA, Ph.D, selaku Pembantu Rektor I yang juga ketua panitia Wisuda mengatakan, lulusan LXVI ini jangan selalu berharap jadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Ia menganalogikan, jika lulusan ini semua ingin jadi PNS, otomatis banyak yang menganggur. “jangan selalu berharap jadi pegawai negeri. Di swasta itu sangat bagus, apalagi bisa mendirikan usaha” tutur Prof. Hasan Basri saat ditemui diruangannya. Ia menambahkan, perolehan IPK saja tak cukup. Di dunia kerja, teori-teori saja tak berarti jika tidak diimbangi dengan praktek. “kompetensi itu perlu ditingkatkan. Terutama kalau bekerja di swasta. Jika tidak kompeten atau tidak kreatif menangani suatu bidang, maka kita akan tersingkir” tambahnya.

Dalam wisuda ini juga diharapkan melahirkan generasi-generasi baru yang kompeten dalam bidang keahliannya masing-masing, hingga dapat mengurangi jumlah penggangguran yang jumlahnya semakin membludak. “para wisudawan ini diharapkan mampu mengurangi dan mengatasi jumlah penggangguran, khususnya di Sulawesi Tengah” tutup Prof. Hasan Basri.

  • Biro

  • BAUK
  • BAAK

  • UPT

  • TIK
  • Perpustakaan
  • Bahasa
  • Herbarium Celebense (CEB)
  • Natalita
  • Fakultas

  • Keguruan dan Ilmu Pendidikan
  • Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pertanian
  • Teknik
  • MIPA
  • Kehutanan
  • Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
  • Peternakan dan Perikanan
  • Pascasarjana

    Lembaga

  • Penelitian
  • LPPM
  • Quality Assurance Center (QAC)
  • International Office (IO)

  • Fasilitas

  • Siakad (internal)
  • E-Jurnal
  • Digital Library
  • Webmail
  • Blog Untad
  • Tadulako Storage
  • Forum Tadulako
  • Dosen

  • EPSBED/PDPT Dikti
  • Sertifikasi Dosen
  • Cek Usulan Pangkat / Pensiun
  • Hubungi Kami
Copyright © 2010 Universitas Tadulako - All rights reserved.